Jasalogocepat.com – Berikut ini merupakan kalender jawa online hari ini di tahun 2026, di lengkapi dengan hari pasaran serta jumlah weton jawa, dengan demikian untuk kamu yang perlu cek tanggalan jawa hari ini, kamu bisa gunakan media kami berikut ini.
Kalender Jawa
Kalender Jawa adalah sistem penanggalan tradisional masyarakat Jawa yang merupakan perpaduan antara kalender Hindu (Saka), Islam (Hijriah), dan unsur budaya lokal Jawa.
Berikut penjelasan singkatnya:
1. Asal-usul
Kalender Jawa dibuat pada masa pemerintahan Sultan Agung dari Kesultanan Mataram pada tahun 1633 M.
Beliau menggabungkan sistem kalender Saka (Hindu) dengan sistem lunar (bulan) Islam, tetapi tetap mempertahankan tradisi Jawa.
2. Sistem Perhitungan
Kalender Jawa menggunakan:
- Sistem lunar (peredaran bulan) seperti kalender Hijriah.
- 1 tahun terdiri dari 12 bulan.
- Jumlah hari dalam setahun sekitar 354–355 hari.
Nama bulan dalam Kalender Jawa:
- Sura
- Sapar
- Mulud
- Bakda Mulud
- Jumadil Awal
- Jumadil Akhir
- Rejeb
- Ruwah
- Pasa
- Sawal
- Dulkangidah
- Besar

3. Keunikan Kalender Jawa
✅ Sistem Pasaran (5 hari):
- Legi
- Pahing
- Pon
- Wage
- Kliwon
Ini berjalan bersamaan dengan hari biasa (Senin–Minggu), sehingga muncul kombinasi seperti:
- Jumat Kliwon
- Selasa Legi
- Rabu Pon
✅ Weton
Weton adalah gabungan hari dan pasaran yang dipercaya memiliki makna khusus dalam tradisi Jawa (sering dipakai untuk perhitungan jodoh, hari baik, dll).
4. Tahun Jawa
Tahun dalam Kalender Jawa menggunakan siklus 8 tahun yang disebut Windu, dengan nama:
- Alip
- Ehe
- Jimawal
- Je
- Dal
- Be
- Wawu
- Jimakir
Kalender Jawa masih digunakan sampai sekarang dalam budaya Jawa, terutama untuk:
- Menentukan hari baik (pernikahan, pindah rumah, dll)
- Tradisi adat
- Perhitungan weton
Hari Pasaran, Neptu dan Fungsinya
Berikut penjelasan lengkap tentang hari pasaran Jawa, neptu hari & pasaran, weton, serta kegunaannya dalam tradisi Jawa.
1️⃣ Hari Pasaran Jawa (Pancawara)
Dalam Kalender Jawa yang disusun oleh Sultan Agung, ada siklus 5 hari yang disebut pasaran:
| Pasaran | Nilai Neptu |
|---|---|
| Legi | 5 |
| Pahing | 9 |
| Pon | 7 |
| Wage | 4 |
| Kliwon | 8 |
Pasaran ini berjalan bersamaan dengan hari biasa (Senin–Minggu).
2️⃣ Neptu Hari (7 Hari Biasa)
Setiap hari juga memiliki nilai angka (neptu):
| Hari | Neptu |
|---|---|
| Senin | 4 |
| Selasa | 3 |
| Rabu | 7 |
| Kamis | 8 |
| Jumat | 6 |
| Sabtu | 9 |
| Minggu | 5 |
3️⃣ Apa Itu Weton?
Weton adalah gabungan:
👉 Hari biasa + Pasaran
Contoh:
- Jumat Kliwon → 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14
- Selasa Legi → 3 (Selasa) + 5 (Legi) = 8
Jumlah neptu inilah yang digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional.
Siklus weton berulang setiap 35 hari (7 hari × 5 pasaran).
4️⃣ Kegunaan Weton dalam Tradisi Jawa
Weton digunakan untuk:
✅ 1. Menentukan Hari Baik
Untuk:
- Pernikahan
- Mendirikan rumah
- Pindah rumah
- Memulai usaha
Biasanya dihitung dari total neptu pasangan atau orang yang bersangkutan.
✅ 2. Perhitungan Jodoh (Kecocokan Pasangan)
Neptu pria + neptu wanita dijumlahkan, lalu dibagi atau dicocokkan dengan kategori tertentu seperti:
- Pegat
- Ratu
- Jodoh
- Topo
- Tinari
- Padu
- Sujanan
- Pesthi
Hasilnya dipercaya menunjukkan gambaran rumah tangga.
✅ 3. Watak dan Karakter
Setiap weton dipercaya memiliki sifat tertentu, misalnya:
- Kliwon → kuat spiritual
- Pahing → tegas & ambisius
- Legi → lembut & disukai orang
✅ 4. Selamatan / Peringatan 35 Hari
Dalam tradisi Jawa, ulang weton seseorang dirayakan tiap 35 hari (bukan setahun sekali).
Ringkasnya
🔹 Pasaran = 5 hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon)
🔹 Neptu = Nilai angka hari & pasaran
🔹 Weton = Hari + Pasaran
🔹 Digunakan untuk tradisi adat dan perhitungan hari baik
